
Perwira melati 2 itu juga menyebutkan, jika ada beberapa titik kumpul anak muda yang sering melakukan balap liar yang akan menjadi embrio lahirnya geng motor dalam mengganggu suasana kamtibmas. Ia juga akan melakukan tindakan pembubaran ke geng-geng motor yang mengganggu kamtibmas di Bangka Tengah.
“Ada beberapa titik kumpul anak muda yang sering balap liar yang bisa melahirkan geng motor yang mengganggu kamtibmas. Jadi kami akan lakukan langkah pembubaran geng jika nanti mengganggu kamtibmas. Kami akan melakukan formulasi paling tepat seperti tindakan pencegahan, sosialisasi serta mengajak semua unsur agar bisa mengendalikan kamtibmas di Bangka Tengah, ” jelasnya.
“Berkaitan sosialisasi, kami akan melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah sebagai pembina upacara agar memberikan edukasi anak-anak kita di Bangka Tengah serta akan melakukan deklarasi bersama forkopimda dan tokoh-tokoh nanti di Kapolres Bangka Tengah, ” lanjutnya.