
Informasi dan halaman-halaman website tersebut didapatkan Google dari proses crawling dan indexing. Crawling adalah proses untuk “menemukan” berbagai halaman website, sedangkan indexing adalah proses untuk “menyimpan” setiap halaman website ke database agar muncul di hasil pencarian.
Setelah mengetahui konsep index oleh Google, sekarang saatnya untuk mengetahui bagaimana cara Google hingga bisa mengindex website.
Cara pertama adalah memanfaatkan fitur dari Google Search Console. Berikut ini cara yang dapat kamu lakukan untuk meminta index:
Selanjutnya adalah membuat sitemap XML. Sitemap sendiri berisikan daftar halaman yang ada pada website kamu. Lantas mengapa harus membuat sitemap XML? Yaitu untuk mempermudah search engine dalam menemukan halaman web kamu.
Sehingga ketika crawler mencari halaman kamu, mereka bisa menemukannya langsung dalam satu file yakni sitemap, tanpa harus mencari satu persatu.
Apabila website mudah ditemukan, maka Google juga lebih cepat mengindex situs.
Membuat konten yang berkualitas juga merupakan salah satu cara mempercepat index Google. Mengapa demikian? Karena ketika website kamu berisi konten yang berkualitas dan relevan, maka Google akan melihat bahwa situs tersebut serius dan memang layak di-crawling.
Selain mengupload di web, kamu juga bisa membagikannya ke sosial media agar lebih banyak orang yang mengunjungi situsmu.
Ternyata, membuat artikel yang berkualitas saja tidak cukup kamu perlu tambahkan internal link di dalam artikel tersebut. Internal link sendiri merupakan link yang menuju konten atau halaman lain dalam situs yang sama.