600 Paket Sembako Untuk Masyarakat Bangka Barat

    INTRIK.ID, BANGKA BARATPT Timah (Persero) Tbk terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional dengan menyalurkan 600 paket sembako bagi warga di Kabupaten Bangka Barat.

    Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Sebelumnya, pada Momen Safari Ramadhan yang digelar pada Rabu lalu, bantuan sembako ini secara simbolis telah diserahkan jajaran Komisaris dan Direksi PT Timah di Graha Majapahit, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

    Sebanyak 600 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di wilayah produksi perusahaan. Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama pemerintah kelurahan dan desa setempat agar tepat sasaran.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Salah satu wilayah yang menerima bantuan tersebut adalah Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, yang mendapatkan 100 paket sembako. Bantuan ini diserahkan kepada Lurah Sungai Baru Sudirman pada Jumat (6/3/2026).

    Lurah Sungai Baru Sudirman mengapresiasi kepedulian PT Timah yang terus hadir membantu masyarakat, terutama di bulan Ramad6an.

    “Alhamdulillah, di bulan Ramadhan ini masih banyak pihak yang memahami kondisi masyarakat kami, termasuk PT Timah. Selama Ramadhan ini bahkan sudah dua kali bantuan disalurkan ke Kelurahan Sungai Baru,” ujarnya.

    Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan memastikan paket sembako tersebut akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Timah atas bantuan ini. Bantuan ini akan kami salurkan kepada keluarga yang membutuhkan,” katanya.

    Menurut Sudirman, program bantuan sembako dari PT Timah sudah berlangsung sejak lama dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

    “Walaupun saya baru menjabat sebagai lurah, kami mengetahui program ini sudah berjalan bertahun-tahun. Program ini sangat baik dan semoga ke depan bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.

    Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah kelurahan dan PT Timah dapat terus terjalin dengan baik dalam membantu masyarakat.

    “Harapannya program ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga sinergi dan kolaborasi antara pemerintah Kelurahan Sungai Baru dengan PT Timah semakin baik,” harapnya.

    Salah satu penerima bantuan, Ashari Aman, mengaku bersyukur menerima bantuan sembako dari PT Timah yang rutin diberikan setiap Ramadhan.

    “Alhamdulillah, terima kasih kepada PT Timah atas bantuannya yang setiap tahun selalu membantu kami. Doa kami semoga PT Timah tetap jaya, produksi lancar, perusahaan terus untung dan karyawannya sejahtera,” katanya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Nurmala (60) yang mengaku bantuan sembako tersebut sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang menjelang Hari Raya Idulfitri.

    “Kondisi ekonomi sekarang cukup sulit, apalagi menjelang Lebaran. Bantuan seperti ini sangat membantu dan meringankan beban kami. Terima kasih PT Timah yang selalu peduli kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Tagged with:
    pt timahSembako
    Mungkin Suka Ini juga:
    Harapan Baru Bagi Bayi Zuliaifanda, PT Timah Ringankan Langkah Zuljefri Obati Jantung Bocor Sang Buah Hati

    Harapan Baru Bagi Bayi Zuliaifanda, PT Timah Ringankan Langkah Zuljefri Obati Jantung Bocor Sang Buah Hati

    Abdul Wahab Bisa Tenang, Biaya Pengobatan Anaknya Ditanggung PT Timah

    Abdul Wahab Bisa Tenang, Biaya Pengobatan Anaknya Ditanggung PT Timah

    Risma Akhirnya Bisa Kontrol dan Berobat

    Risma Akhirnya Bisa Kontrol dan Berobat

    PT Timah Bantu Alat Musik Rebana untuk AS-Saaddah Desa Lalang

    PT Timah Bantu Alat Musik Rebana untuk AS-Saaddah Desa Lalang

    Agar Program PPM Tepat Sasaran, PT Timah Gelar Konsultasi Publik dan FGD

    Agar Program PPM Tepat Sasaran, PT Timah Gelar Konsultasi Publik dan FGD

    PT Timah Renovasi Rumah Abu Samah dan Maryati

    PT Timah Renovasi Rumah Abu Samah dan Maryati