
Cara pertama yang paling mudah untuk Anda lakukan yaitu dengan merestart laptop. Sebab restart memang sering menjadi andalan ketika laptop mengalami masalah tertentu.
Oleh karena itu Anda juga bisa merestart laptop seperti biasa kemudian setelah menyala cek kondisi layar laptop.
Cara selanjutnya yaitu dengan mengecek kabel LCD, artinya Anda harus membongkar laptop. Kabel LCD yang rusak bisa menyebabkan layar bergerak naik turun dengan sendirinya. Karena itu cek apakah kondisi kabel terlihat mengalami kerusakan atau baik-baik saja.
Jika kabel memang rusak seperti terkelupas maupun kerusakan lain maka Anda harus menggantinya. Jika ternyata kabel tidak bermasalah maka artinya masalahnya tidak terletak pada kabel LCD. Namun bisa jadi masalahnya berasal dari komponen laptop lain.
Cara selanjutnya yaitu dengan memeriksa LCD panel untuk melihatnya bermasalah atau tidak. Anda bisa menggunakan perangkat lunak diagnostik untuk memastikan bagaimana kondisinya. Jika LCD memang bermasalah atau rusak maka Anda harus menggantinya.
Rusaknya konektor papan pengatur daya LCD dan inverter LCD juga bisa menjadi penyebabnya. Karena itu Anda bisa memeriksa bagaimana kondisi keduanya, apakah rusak atau tidak. Jika salah satu dari keduanya memang rusak maka Anda harus menggantinya.
Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mengupdate driver atau sistem operasi laptop. Dengan begitu seharusnya masalah yang terjadi di dalam laptop akan hilang.
Sehingga ketika Anda menggunakannya layar laptop tidak akan bergerak naik turun lagi.
Windows Desktop Manager merupakan layanan windows yang bertanggung jawab dalam visual efek laptop. Bisa saja layanan ini yang menyebabkan layar menjadi bergerak naik turun sendiri. Karena itu Anda bisa mencoba untuk menonaktifkannya dengan cara berikut:
Demikianlah pembahasan mengenai beberapa cara mengatasi layar laptop bergerak naik turun. Jika Anda tidak bisa mengatasinya sendiri maka bawalah laptop ke tempat service.