
Mengatasi masalah bau AC cukup sederhana dengan penggunaan pengharum mobil, meskipun efeknya hanya bersifat sementara. Jika bau tidak hilang, kemungkinan ada komponen yang rusak, perlu segera diperbaiki untuk mencegah penyebaran ke komponen lain.
Berikut beberapa penyebab lain AC mobil mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
Bau kurang sedap sering kali muncul ketika pengemudi sering merokok dalam mobil. Nikotin dari rokok mudah menempel pada evaporator. Jika tidak segera teratasi, nikotin dapat berubah menjadi lendir yang menyebabkan bau tak sedap pada AC mobil.
Solusinya adalah dengan membersihkan evaporator dan menghindari kebiasaan merokok dalam kabin mobil.
Seperti halnya evaporator, grille AC yang kotor juga dapat menjadi penyebab bau tak sedap pada sistem pendingin mobil. Grille AC berada di bagian depan unit AC, dan jika tidak rutin dibersihkan, kotoran yang menempel akan mengumpul.
Saat AC hidup, kotoran tersebut dapat terbawa keluar, menyebabkan aroma tidak sedap di dalam mobil. Oleh karena itu, sebaiknya menjaga kebersihan mobil dan secara rutin membersihkan komponen grille AC guna mencegah timbulnya bau yang tidak menyenangkan.
Bau amis dari barang bawaan dapat menjadi penyebab AC mobil bau tak sedap. Barang-barang seperti ikan laut dapat menyebabkan aroma yang kurang menyenangkan.
Untuk mencegahnya, ada baiknya memasak ikan sebelum Anda bawa dalam mobil. Alternatifnya, untuk menetralisir bau amis, Anda dapat menggunakan daun pandan dan kopi, dan meletakkan keduanya dalam kabin mobil.
Bau pada sistem AC seringkali muncul pada mobil yang menggunakan jok berbahan kulit. Jok kulit dapat mengeluarkan aroma tidak sedap ketika terkena air.