
Pastor Raymond menjelaskan bahwa kehadiran Rumah Duka Bakti Kasih sangat dibutuhkan umat, khususnya keluarga yang tinggal jauh dari pusat kota dan tidak memiliki tempat untuk menyemayamkan jenazah.
“Rumah duka menyediakan tempat yang layak dan tenang untuk mengurus jenazah secara profesional serta mendukung keluarga yang berduka. Ini adalah kebutuhan penting agar proses penghormatan terakhir dapat berlangsung lebih terhormat,” ujarnya.
Pastor Raymond juga menyampaikan apresiasi dan doa bagi PT Timah Tbk.
“Kami dari Gereja Katolik mengucapkan terima kasih kepada PT Timah yang telah membantu pembangunan rumah duka ini. Semoga PT Timah selalu dimudahakan ddan dapat terus sukses,” ungkapnya.
Departemen Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan keagamaan di wilayah operasional.
“Rumah ibadah bukan hanya tempat menjalankan ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, sosial, dan persatuan masyarakat. Melalui bantuan ini, PT Timah ingin berkontribusi langsung dalam mendukung kegiatan keagamaan termasuk rumah ibadah,” katanya.
PT Timah Tbk menegaskan bahwa dukungan terhadap rumah ibadah merupakan bagian dari pilar sosial dalam program TJSL, sejalan dengan upaya perusahaan mendukung pembangunan berkelanjutan dan memperkuat hubungan baik dengan masyarakat. (*)