Serat, terutama serat jenis larut air, dapat memperlambat pengosongan lambung dan penyerapan gula. Bila penyerapan gula dari makanan melambat, kadar gula mungkin tidak akan melonjak tiba-tiba.
Maka dari itu, nasi jagung sering direkomendasikan sebagai pengganti nasi putih untuk para diabetesi. Konsumsi nasi jagung sewajarnya pun bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2.
2. Menjadi sumber energi
Selain baik untuk diabetesi, nasi jagung ternyata memiliki manfaat lain berupa menghasilkan energi bagi tubuh. Bagaimana tidak, nasi jagung kaya akan karbohidrat, termasuk karbohidrat kompleks, yang menjadi sumber energi.
Hal ini terjadi ketika tubuh memecah karbohidrat dari makanan menjadi glukosa. Glukosa atau gula darah merupakan sumber energi utama untuk sel, jaringan, dan organ tubuh.
Nantinya, glukosa langsung digunakan atau disimpan di hati atau otot. Hal ini juga yang membuat nasi jagung dijadikan sebagai pengganti nasi putih karena sama-sama mengenyangkan, tetapi lebih sehat.
Namun, jangan lupa konsumsi nasi jagung bersama dengan makanan bernutrisi lainnya, ya.
3. Mencegah pembentukan ginjal
Berkat kandungan kalium yang tinggi, nasi jagung berpotensi mencegah pembentukan batu ginjal bila dikonsumsi dalam batas wajar.
Asupan kalium yang rendah dapat mengganggu penyerapan kalsium dalam ginjal. Akibatnya, ekskresi (pembuangan) kalsium urine meningkat dan berpotensi membentuk kristal pada ginjal.
Nah, nasi jagung mengandung kalium yang dapat membantu menyerap zat sisa seperti kalsium urine sehingga mencegah batu ginjal.
4. Menjaga kesehatan tulang
Nasi jagung pun kaya akan fosfor yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Hal ini yang membuat konsumsi nasi jagung memiliki manfaat dalam mencegah masalah tulang.
Begini, fosfor merupakan jenis mineral yang penting dan secara alami dijumpai pada makanan. Jenis mineral ini pun menjadi bagian dari komponen tulang, gigi, DNA, dan RNA.
Jika tubuh kekurangan fosfor (hipofosfatemia), Anda berisiko mengalami kelemahan otot. Ini dapat terjadi mengingat fosfor menjadi komponen penting dalam pembentukan tulang.
5. Membantu menjaga berat badan ideal
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, nasi jagung termasuk salah satu sumber serat yang baik bagi tubuh, terutama ketika ingin menjaga berat badan.
Hal ini tidak mengherankan mengingat makanan berserat seperti nasi jagung cenderung lebih mengenyangkan. Alhasil, Anda akan makan lebih sedikit dan tetap kenyang lebih lama.
Manfaat nasi jagung terhadap berat badan juga berkaitan dengan kesehatan pencernaan.
Pasalnya, serat makanan meningkatkan berat dan ukuran feses sehingga lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Hal ini bisa mengurangi risiko sembelit.
Nah, bila ingin beralih mengonsumsi nasi jagung untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya lakukan secara perlahan.
Anda bisa mencampurkan nasi jagung dan nasi putih untuk pertama kali sehingga lidah akan lebih mudah menerimanya.