
Guna mengatasinya, Lusje menyebut pemerintah kota sedang mencari solusi untuk menentukan kebijakan yang akan diambil agar seluruh siswa yang mendaftar ke sekolah negeri dapat terakomodir.
“Pengumuman dulu ini nanti habis pengumuman akan kita rapatkan dengan guru-guru dan kepala dinas. Kita akan langsung rapatkan bersama biar langsung eksekusi,” ungkapnya.
Rencananya, pemerintah kota akan memaksimalkan rombongan belajar yang idealnya sejumlah 32 sampai 36 siswa menjadi 40 siswa dalam satu kelas.