3.863 Warga Basel Diberhentikan dari PBI JKN

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) tetap memprioritaskan layanan kesehatan kendati terdapat pemberhentian dari pusat untuk PBI JKN, sebesar 3.863 warga di Basel.

    Namun, Pemkab Basel tetap memastikan bahwa masyarakat bisa berobat walaupun hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    Hal ini disebutkan oleh Bupati Basel Riza Herdavid, saat melakukan pemantauan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh, beberapa hari lalu.

    “Kami memastikan bahwa program berobat gratis menggunakan KTP masih berjalan dengan baik di Basel. Hal ini diperkuat dari hasil dialog langsung dengan para pasien yang sedang menjalani perawatan,” ucapnya, Selasa (31/03/2026).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya tanya satu per satu pasien, mereka bilang masih gratis. Artinya program ini masih berjalan, Karena sekarang ini kan berobat pakai KTP, takutnya tidak jalan, makanya saya datang melakukan pengecekan tersebut. Tapi dari semua pasien yang saya jenguk hari ini, semuanya bilang masih gratis,” tambahnya.

    Meski demikian, ia tetap meminta pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam pelayanan kepada pasien. Menurutnya, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dibandingkan urusan administrasi.

    “Utamakan dulu masyarakat. Layani dulu, sentuh dulu. Urusan administrasi bisa menyusul, ini hak dasar masyarakat,” terangnya.

    Ia juga meminta masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan kendala dalam pelayanan kesehatan, baik melalui Dinas Kesehatan maupun langsung kepada pihak rumah sakit. Ia memastikan akan turun tangan langsung apabila laporan masyarakat tidak mendapatkan respons yang cepat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Orang nomor satu di Basel ini juga menitipkan pesan khusus kepada Direktur RSUD Junjung Besaoh dr. Helen Sukendy untuk terus melakukan evaluasi dan penguatan, terutama dalam sektor pelayanan publik agar kualitas layanan semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Dirinya memastikan akan turun tangan langsung jika laporan masyarakat tidak mendapatkan respons yang cepat,” pungkasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Ada Sistem Pengaduan, DKPPKB Basel Rutin Turun ke Lapangan

    Ada Sistem Pengaduan, DKPPKB Basel Rutin Turun ke Lapangan

    Pemkab Bangka Selatan Sediakan Empat Mobil Perintis Penutuk-Tanjung Labu dan Penutuk-Tanjung Sangkar

    Pemkab Bangka Selatan Sediakan Empat Mobil Perintis Penutuk-Tanjung Labu dan Penutuk-Tanjung Sangkar

    Disiram Air Keras, Aktivis Bangka Selatan Gandeng LBH Milenial Minta Keadilan

    Disiram Air Keras, Aktivis Bangka Selatan Gandeng LBH Milenial Minta Keadilan

    Nelayan Pulau Besar dapat Peralatan Melaut

    Nelayan Pulau Besar dapat Peralatan Melaut

    12 Plt Kepala Sekolah Gagal Lolos Penjaringan

    12 Plt Kepala Sekolah Gagal Lolos Penjaringan

    60 Kepala Sekolah Habis Masa Jabatan, Dindikbud Bangka Selatan Mulai Penjaringan

    60 Kepala Sekolah Habis Masa Jabatan, Dindikbud Bangka Selatan Mulai Penjaringan