
Google Chrome merupakan salah satu browser yang paling banyak digunakan pada perangkat Android, iOS, hingga Windows. Pada perangkat Android, Google Chrome menjadi browser bawaan. Karena banyaknya pengguna yang mengakses internet melalui ponsel, Google Chrome menjadi prioritas utama pengguna ketika ingin melakukan browsing. Stabilitas dan keamanan Google Chrome tidak bisa ditandingi oleh browser mana pun.
Terkadang ketika menggunakan Google Chrome muncul pesan error, hang, dan macet. Bahkan tak jarang Google Chrome mengalami not responding. Penggunaan memori RAM yang cukup tinggi menjadi alasan hal ini sering terjadi.
Baca juga: Cara Membersihkan Cache di Windows 11 Agar Tidak Lemot
Untuk mengatasi masalah tersebut, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Melalui artikel ini saya akan memberikan beberapa tips mengatasi Google Chrome error, macet, dan tidak bisa akses situs web/ halaman. Simak ulasannya berikut ini.
Bagi Anda yang memiliki masalah pada Google Chrome di PC / laptop (khususnya Windows 10, 8.1, 8, dan 7), Anda bisa mencoba beberapa solusi sederhana berikut ini.
Pertama, Anda bisa menutup dan membuka kembali browser Google Chrome Anda. Jika Anda sedang memiliki masalah not responding biasanya karena membuka tab yang terlalu banyak. Sebenarnya, membuka banyak tab sekaligus tidak masalah apabila resource memori RAM laptop/ komputer Anda mencukupi.
Tapi jika tidak, saran saya lebih baik batasi dalam membuka banyak tab. Jika Google Chrome Anda tidak bisa di tutup secara manual, Anda bisa melakukannya melalui Task Manager untuk menutupnya secara paksa.
Cara berikutnya, coba restart / muat ulang komputer Anda. Terkadang program / halaman yang ingin dibuka tidak berjalan dengan benar. Dengan melakukan restart, harapannya program dapat normal kembali.
Berikutnya coba scan komputer (terutama Chrome Chrome) menggunakan Antivirus. Siapa tahu ada malware atau Add-on yang sebenarnya membuat Google Chrome bermasalah. Terkadang beberapa Add-on juga mengambil data pengguna mulai dari history, data login, bookmark, dan lainnya. Untuk itu, Anda juga perlu berhati-hati ketika ingin menginstall Add-on/ ekstensi pada browser.
Anda bisa gunakan Windows Defender untuk scan drive C dan melihat apakah ada malware/ virus mencurigakan. Selain itu, Anda boleh juga menggunakan Antivirus dari pihak ketiga seperti Avast, Kaspersky, AVG, dan lainnya.
Opsi lain yang bisa Anda lakukan coba dengan hapus dan install kembali Google Chrome Anda. Kemungkinan ada bugs pada Google Chrome yang membuat program tidak berjalan dengan baik. Anda bisa hapus Google Chrome melalui fitur Apps & features Windows.
Setelah menghapus program, gunakan CCleaner untuk membersihkan registry, cache, cookies, dan sebagainya sampai benar-benar bersih. Setelah itu, restart komputer Anda dan coba install kembali Google Chrome.
Ekstensi/ Add-on pada Google Chrome memang sangat membantu pengguna dalam melakukan beragam hal yang tidak bisa dilakukan browser. Seperti contohnya VPN yang bisa digunakan untuk mengakses situs yang di blokir, membuka dan mengedit dokumen secara offline, unduh video, dan masih banyak lagi. Namun terkadang ada beberapa ekstensi yang mungkin masih terdapat bugs sehingga Google Chrome tidak berjalan dengan baik. Apalagi jika ekstensi di unduh dari situs pihak ketika (bukan dari Google).
Setelah menghapus ekstensi mencurigakan, muat ulang Google Chrome Anda. Pastikan kembali Google Chrome berjalan dengan normal tanpa ada masalah apa pun.
Jika Anda memiliki masalah dalam memuat halaman di Google Chrome, Anda bisa mencoba menggunakan browser lain seperti Microsoft Edge, Mozilla Firefox, dan sejenisnya. Terkadang beberapa browser tidak bisa memuat halaman sepenuhnya, mungkin karena adanya plugin AdBlock, kode situs web yang tidak support dengan browser, adanya Add-on penghalang, dan lainnya.
Apabila dengan browser lain bisa terbuka, coba perbaiki lagi Google Chrome Anda. Hapus dan install kembali Google Chrome, hapus semua ekstensi, kemudian buka dan muat halaman di Google Chrome lagi.