Warga Jurung Tetap Positif Covid-19 Meski Di Rumah Saja

    SUNGAILIAT, INTRIK.ID — Warga Desa Jurung, Merawang, Y didiagnosa terpapar covid-19 setelah swabnya di RS Depati Bahrin Sungailiat menunjukkan hasil positif, Jumat (18/9/2020).

    Laki-laki berusia 68 tahun tersebut tidak punya riwayat kontak dengan pasien positif covid-19 lainnya hanya saja memiliki penyakit Diabetes Militus dan gangguan paru-paru.

    Bahkan Y sendiri diketahui tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah.

    “Sementara sudah di-tracking dan yang bersangkutan tidak kemana-mana hanya di rumah saja. Tapi memiliki penyakit penyerta DM dan gangguan paru,” ungkap Jubir GTPPC Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Saat ini Y sudah dikarantina di ruang isolasi bertekanan negatif RSUD Depati Bahrin Sungailiat sejak 17 September 2020 kemarin.

    “Saat ini dinas kesehatan melalui puskesmas Baturusa masih melakukan tracking ke keluarganya dan kontak lainnya. Nanti kontak keluarganya juga akan dikirimkan ke RSUD Depati Bahrin untuk dilakukan swab juga,” terang Boy.

    Ia mengatakan saat ini ada 215 orang pendatang dari luar daerah yang masuk ke Baturusa. Saat ini tenaga surveilans juga masih melakukan penyelidikan epidemiologi.

    “Setiap pendatang ini sudah dilakukan penyelidikan epidemiologi. Walaupun isolasi mandiri bagi pendatang ini tidak wajib, kita himbau agar tetap dilakukan dengan kesadaran sendiri,” tambahnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Hingga saat ini jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bangka sudah mencapai 82 kasus dan 74 diantaranya dinyatakan sembuh.

    “Jadi delapan orang masih dikarantina, tujuh ada di balai karantina provinsi Babel dan satu di Rumah Sakit Depati Bahrin,” tegas Boy.

    Ia juga menghimbau agar masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan covid-19 dalam kehidupan sehari-hari.

    “Gunakan masker, menjaga jarak dengan sesama dan jangan lupa cuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir. Dan jangan lupa tingkat perilaku hidup sehat didalam keluarga maupun dalam masyarakat,” ungkapnya.(INT)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Pemkab Bangka dan PT Timah Ubah Kolong Akhlak jadi Kawasan Produktif

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Revitalisasi Kawasan Kolong Akhlak, PT Timah dan Pemkab Bangka Tanam Mangrove hingga Pohon Buah

    Revitalisasi Kawasan Kolong Akhlak, PT Timah dan Pemkab Bangka Tanam Mangrove hingga Pohon Buah

    Agar Program PPM Tepat Sasaran, PT Timah Gelar Konsultasi Publik dan FGD

    Agar Program PPM Tepat Sasaran, PT Timah Gelar Konsultasi Publik dan FGD

    Ada Fitur Tambahan, APDESI Bangka Gelar Bimtek Siskeudes Versi 2.0.9

    Ada Fitur Tambahan, APDESI Bangka Gelar Bimtek Siskeudes Versi 2.0.9