
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Sebanyak 105 PNS (Pegawai Negeri Sipil) dimutasi dan dilantik dengan jabatan baru di wilayah pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Bateng, Kamis (15/1/2026).
“Alhamdulillah hari ini kami melantik 6 orang Eselon II yang kemaren kita open biding (rekrutmen) dan 99 eselon III dengan mutasi dan pengangkatan. Dan ini lumrah di Bangka Tengah, ” jelas Algafry.
Bupati yang biasa disapa Ayi tu juga mengatakan, ada 2 orang eselon II yang dilantik menjadi pegawai Pemda Bangka Tengah diluar dari pegawai pemerintah kabupaten Bangka Tengah yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bapeda.
Saat ditanya mengambil orang luar, Bupati tegaskan bahwa semua proses tanpa intervensi dan semuanya dilakukan secara terbuka tanpa ada campur dirinya. Artinya, semua proses murni dari panitia seleksi.
“Memang ada orang luar pegawai pemda Bangka Tengah 2 orang yang dilantik jadi eselon II hari ini. Tapi bukan berarti pegawai kita tidak kompeten, namun ini adalah bukti bahwa setiap orang punya hak dan kesempatan yang sama. Yang artinya semua proses dilakukan secara transparan, ” tegasnya.
Dirinya juga mengungkapkan, dari 7 jabatan eselon II yang di open biding, 1 jabatan masih dalam tahap menunggu surat keputusan (SK) dari dirjen capiI kemendagri.
“Untuk Kepala Capil (Catatan Sipil) memang khusus ya dari kemendagri. Makannya belum juga dilantik hingga hari ini karena SKnya belum ada. Jadi tunggu saja. Mungkin nanti bersamaan dengan 13 orang lainnya yang memang belum bisa dilantik hari ini, ” jelasnya.
Dirinya juga meminta untuk seluruh pegawai yang dilantik atau naik pangkat serta mutasi jangan pernah ada rasa iri, dengki atau juga sombong karena jabatan hanya sementara.
“Jabatan itu gak selamanya. Kalau hari ini belum bisa naik, paling tidak syukuri bisa kerja. Kalau hari ini naik bahkan jadi Kepala maka jangan sombong dan semena-mena. Kalaupun teman yang dilantik, jangan iri dan dengki. Bila perlu kasih semangat, “tuturnya.