
Di tengah situasi sulit tersebut, Verdonk tetap memperoleh kesempatan merasakan atmosfer Liga Champions. Meski waktunya terbatas, penampilan itu menjadi tonggak penting bagi kariernya sekaligus sepak bola Indonesia.
Pencapaian Verdonk perlu dibaca secara tepat. Ia bukan pemain pertama yang memiliki darah Indonesia dan pernah bermain di Liga Champions.
Kevin Diks pernah tampil di kompetisi tersebut bersama FC Copenhagen, sedangkan Emil Audero pernah memperkuat Inter Milan ketika menghadapi Benfica pada fase grup musim 2023/2024.
Perbedaannya terletak pada status kewarganegaraan saat mereka tampil. Diks dan Audero belum berstatus Warga Negara Indonesia ketika menjalani penampilan tersebut.
Karena itu, Verdonk mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil di Liga Champions ketika sudah berstatus WNI. Inilah yang membuat debutnya memiliki arti khusus bagi publik sepak bola nasional.
Verdonk lahir di Dordrecht, Belanda, pada 26 April 1997. Ia memiliki darah Indonesia dari ayahnya dan menjalani proses naturalisasi sebelum memperkuat Timnas Indonesia.