
Bersama Lille, ia berkesempatan bersaing di kompetisi Eropa setelah klub Prancis tersebut finis di posisi ketiga Ligue 1 musim 2025/2026 dan mendapatkan tiket langsung ke fase liga Liga Champions 2026/2027.
Bagi Verdonk, tampil di UCL merupakan pencapaian tersendiri. Bagi Indonesia, momen ini menunjukkan bahwa pemain yang kini membela Merah Putih dapat tampil di salah satu kompetisi klub paling bergengsi di dunia.
Meski demikian, satu penampilan belum cukup untuk menilai keseluruhan perjalanan Verdonk di kompetisi tersebut. Kesempatan bermain berikutnya, konsistensi performa, dan kontribusinya bagi Lille akan menentukan sejauh mana ia bisa berkembang di level ini.
Debut Verdonk menjadi kabar membanggakan, tetapi kekalahan Lille dari Arsenal memperlihatkan bahwa panggung elite Eropa menuntut kualitas dan konsistensi tinggi.
Verdonk telah membuka lembaran sejarah baru bagi pemain berstatus WNI di Liga Champions. Kini, tantangan berikutnya adalah mempertahankan tempat di skuad dan memperoleh lebih banyak menit bermain.