
INTRIK.ID, BABEL – Gubernur Bangka Belitung atau Babel, Erzaldi Rosman berkoordinasi dengan Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin terkait permasalahan alur Muara Jelitik, Kabupaten Bangka, Senin (26/10/2021).
Rapat tersebut dilakukan secara virtual yang diikuti juga oleh jajaran Forkopimda Babel lainnya dengan pembahasan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi PT Pulomas Sentosa.
Gubernur Erzaldi berharap koordinasi yang dilakukan antara Pemprov Babel dan Dirjen Minerba ini menjadi titik terang dalam menyelesaikan permasalahan yang tak kunjung usai selama belasan tahun, hingga menyebabkan terjadinya gesekan antara masyarakat nelayan dengan PT Pulomas Sentosa.
Disamping itu, ia juga ingin memastikan diskresi yang dikeluarkannya beberapa waktu lalu dengan menunjuk Primkopal atau Primer Koperasi Angkatan Laut sebagai pihak ketiga dari unsur TNI AL untuk mengambil alih pengerukan alur muara Sungai Jelitik dapat dibenarkan oleh Dirjen Minerba.
“Kita mencari kewenangan siapa, mari kita cari. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama lagi, dan segera harus kita tindaklanjuti. Yang menerbitkan IUP penjualan apakah kewenangan kami sebagai gubernur atau bukan,” ujar Erzaldi.