
“Sepertinya kita harus memotong TPP Pegawai sebesar 11,5 persen karena defisit 30 miliar, TKD yang menurun bahkan terendah dari 7 tahun ini selama saya jadi Bupati. Termasuk juga karena PAD kita menurun. Sehingga langkah ini harus kita ambil,” ungkapnya Algafry, Jumat (28/11/2025).
Pihaknya masih bisa menutupi defisit Rp 30 miliar dengan Silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) namun untuk memperbaiki neraca keuangan 2026 pihaknya masih harus memotong TPP ASN sebesar 11,5 persen.