
Perjuangan serupa dialami Zahid Albar. Ia tampil agresif dan berusaha menjaga tekanan sepanjang pertandingan. Namun, sebuah bantingan dari lawannya pada akhir laga membuat langkah Zahid terhenti sebelum memasuki babak berikutnya.
Sementara itu, Ahza Nufail mencoba mengandalkan ketenangan dan teknik bertanding untuk menghadapi lawannya. Meski telah berupaya memberikan kemampuan terbaik, hasil pertandingan belum berpihak kepadanya sehingga ia juga harus tersingkir di babak awal.
Hasil tersebut memang belum membawa ketiganya ke podium juara. Namun, keikutsertaan dalam kejurnas memberikan pengalaman menghadapi lawan dengan kemampuan dan strategi yang beragam.
Pembina Silat Islamic Centre Sungailiat, Ustadz King Haman, ST, mengapresiasi perjuangan para santri yang telah membawa nama Bangka Belitung di ajang nasional tersebut.