Scroll untuk baca artikel
Ekonomi/Bisnis

Tetesan Keringat Petani Sawit versus Harga TBS

10762
×

Tetesan Keringat Petani Sawit versus Harga TBS

Sebarkan artikel ini
IMG 20230524 WA0000
Caption : Contoh Tandan Buah Sawit Sudah Matang

BANGKA BELITUNG. INTRIK.ID – Menentukan suatu investasi tentunya sudah melalui proses pertimbangan matang. Sama seperti petani dan pelaku usaha tanaman kelapa sawit ( Elaeis guineensis Jacq ), sisi ekonomis dan permodalan pastinya sudah dirancang sedemikian rupa.

Ketika Tandan Buah Sawit ( TBS ) bermunculan disela pelepah batang sawit, senyum sumringah petani menandakan usaha tidak khianati hasil. Harga TBS menjadi kunci akhir tetesan keringat membasahi tubuh selama mengurus tanaman pelepah berduri itu.

Jika harga TBS naik sudah pasti pundi – pundi uang mengalir seperti derasnya keringat keluar dari dalam tubuh. Namun saat Harga TBS mengalami penurunan aliran keringat tetap deras sedang kocek tersendat.

Produksi tinggi harga anjlok mungkin fenomena ini bisa dikaitkan dengan kondisi petani sawit. Industri Crude Palm Oli ( CPO ) sangat tergantung pada produksi TBS, namun yang namanya Industri punya kapasitas tampung. Belum lagi perusahaan Industri CPO punya produksi TBS kebun inti, kondisi ini berdampak pada Harga TBS.

Bagi pelaku usaha dan petani tanaman kelapa sawit di Provinsi Bangka Belitung, Kali ini INTRIK.ID mencoba menelusuri penyebab turunnya harga TBS, semoga informasi dimaksud bermanfaat.

Secara logika suka tidak suka, sebuah perusahaan CPO pasti menurunkan harga TBS jika produksinya banyak. Seperti disampaikan Humas PT. Gunung Pelawan Lestari ( GPL ) Supriono kepada Redaksi INTRIK.ID, Rabu ( 24/5/2023).

Humas PT GPl itu mengatakan kalau harga TBS mengalami penurunan disebabkan beberapa faktor.

“Harga TBS di Pabrik ( PT GPL – red ) Rp 1970 untuk TBS petani swadaya, Harga turun dari hari sebelumnya. Faktor Internal PT lagi banyak buah dan faktor stok CPO di tangki masih full,” kata Supriono.

Menurut Supriono soal ekspor tidak ada kendala, sedangkan untuk harga terbaru belum ada penetapan dari pemerintah provinsi.

“Maksudnya stok buah sawit lagi banyak, tidak ada kendala ekspor, Harga sekarang belum tau yang lain ( Perusahaan diluar PT GPL ) Harga terbaru belum di release dari Dinas Pertanian Provinsi Babel,” tutupnya.