Tekan Penyakit Menular, Wabup Bangka Tengah: P2P Bagian Penting

    Ia juga menyoroti pentingnya penguatan program di tingkat daerah melalui advokasi, komunikasi, mobilisasi sosial, serta optimalisasi tata laksana penyakit di seluruh jejaring pelayanan kesehatan, termasuk penguatan surveilans epidemiologi dan inovasi di bidang kesehatan.

    Pria asli Lampur itu juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 masih terdapat beberapa indikator program yang belum mencapai target, seperti skrining usia produktif, skrining HIV, penemuan dan pengobatan TBC, serta cakupan imunisasi.

    “Rakor kali ini tidak hanya berfokus pada evaluasi, tetapi juga peningkatan koordinasi dan integrasi program agar target tahun 2026 dapat tercapai secara optimal. Saya minta partisipasi aktif dalam diskusi, sampaikan kendala di lapangan, dan mari kita cari solusi bersama. Diharapkan rakor ini bukan hanya sekadar pertemuan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja kita semua,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga memberikan apresiasi kepada sejumlah puskesmas dengan capaian terbaik di bidang kesehatan. Untuk capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2025, peringkat pertama diraih Puskesmas Sungaiselan dengan capaian 113,8 persen, disusul Puskesmas Lubuk Besar sebesar 111,08 persen, dan Puskesmas Pangkalanbaru sebesar 103,51 persen.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook