
“Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup bagi setiap orang agar derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa berbagai komponen dalam pembangunan kesehatan saling berkaitan dan terintegrasi, mulai dari upaya kesehatan, pembiayaan, sumber daya manusia, manajemen informasi hingga pemberdayaan masyarakat, dengan tetap memperhatikan dinamika kependudukan dan epidemiologi penyakit.
Lebih lanjut, wabup menekankan bahwa P2P merupakan bagian penting dari upaya kesehatan masyarakat yang mencakup imunisasi, skrining atau deteksi dini, edukasi perilaku hidup sehat, serta pengendalian vektor penyakit.
“Langkah ini bertujuan menekan kasus penyakit menular seperti TBC, HIV/AIDS, dan kusta, serta penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi,” katanya.