
“Nanti teman kanti bekisah ini menjadi penghubung dan jembatan, agar anak ini mendapat penanganan dari kasus yang dihadapinya,” sambungnya.
Dikatakan Hana, program Kanti Bekisah ini bukan untuk mencari solusi ataupun memecahkan masalah, tetapi sebagai penghubung anak-anak yang memiliki kasus kekerasan ataupun korban bullying dengan guru yang bisa dipercaya ataupun orangtuanya.
“Tindakan kekerasan dan bullying pasti ada dan program kanti bekisah menjadi upaya kita mencegah terjadinya kasus kekerasan dan bullying di SMPN 1 Koba,” ujarnya.