
INTRIK.ID, JAKARTA — Nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya ikut menjadi sorotan di tengah mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Isu penangkapan Teddy beredar setelah tiga jenderal Polri ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Namun, hingga Kamis (5/11/2026), belum ditemukan konfirmasi resmi yang menyatakan Teddy ditangkap atau ditetapkan sebagai tersangka.
Fakta yang muncul justru menunjukkan Teddy masih menjalankan koordinasi kegiatan pemerintahan pada Selasa (3/11/2026).
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, mengungkapkan dirinya dihubungi langsung oleh Teddy untuk menghadiri kegiatan Presiden Prabowo bersama peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) di Istana Kepresidenan.
Arif menyampaikan bahwa komunikasi tersebut berlangsung pada hari kegiatan. Teddy mengoordinasikan kehadirannya untuk mendampingi Presiden dalam agenda bersama ratusan peserta program tersebut.
Keterangan ini menjadi salah satu petunjuk bahwa Teddy masih menjalankan fungsi koordinasi sebagai Seskab di tengah ramainya spekulasi mengenai keberadaannya.