
“Kayak stania, mereka tidak mau menerima lagi subsidi kita karena mandiri. Sampai saat ini cuma ada 2 saja yang masih di subsidi, yakni Kosgoro di Pangkalan Baru dan Muhamadiyah. Sudah sekitar 4 atau 5 tahun kita subsidi SMP Swasta, ” ungkapnya.
Sihombing berharap, tak ada anak putus sekolah di Bangka Tengah ini agar terjamin masa depan dari anak-anak penerus Bangsa ini.