
Selanjutnya, pembiayaan netto Rp 75 milyar dan sisa lebih pembiayaan 2022 sebesar Rp 113 miliar, lalu untuk pos saldo anggaran lebih akhir sebesar Rp 113 miliar dan neraca dengan rincian posisi aset daerah per 31 Desembar 2022 sebesar Rp 1,6 triliun.
“Apabila dibandingkan dengan posisi aset daerah tahun anggaran 2021 sebesar 1,5 triliun, maka terjadi kenaikan nilai aset sebesar 69 miliar atau 4,43 persen, kemudian kewajiban sebesar 15 miliar dan ekuitas tahun 2022 sebesar 1,6 triliun,” ucapnya.
“Mari kita terus membahu menjalin kekompakan dan harmonisasi dalam membangun daerah yang kita cinta ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan petunjuk,.bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab membangun Kabupaten Bangka Tengah yang kita cintai ini,” imbuhnya.(*)