
Di sisi lain, Polri terus menyatakan telah menjalankan berbagai program reformasi kelembagaan, termasuk penguatan pengawasan internal, digitalisasi layanan publik, penegakan kode etik, dan pemberian sanksi terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum maupun disiplin. Upaya tersebut disebut sebagai bagian dari transformasi menuju institusi yang lebih profesional dan transparan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan resmi dari Mabes Polri yang secara khusus menanggapi hasil Police Corruption Perceptions Index versi IndexMundi tersebut. Namun, hasil survei ini diperkirakan akan kembali memicu diskusi mengenai efektivitas reformasi kepolisian dan pentingnya peningkatan akuntabilitas untuk memperkuat kepercayaan publik.