
Ia mengatakan kedalaman lobang di jalan tersebut mencapai 30 cm sehingga sering terjadi kecelakaan. Bukan hanya jalan di Dusun Nadi, plat duiker Air Niur dan depan kantor Desa Perlang juga rusak.
“Gotong royong yang kami lakukan dengan menyemen jalan berlubang ini bersifat sementara, beberapa minggu pasti rusak lagi. Kapasitas jalan yang dilalui oleh mobil-mobil pembawa alat berat sepertinya tidak sebanding, makanya jalan ini cepat rusak. Belum lagi tidak adanya drainase di samping kiri kanan jalan, air tergenang membuat jalan rusak,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan ditindaklanjuti pihak terkait aspirasi warga ini,” timpal Ari.
Sementara itu, Kepala Desa Perlang, Roni mengatakan selama ini warga sering kali bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak ini, terutama di depan kantor Desa Perlang.