
Selain itu, perusahaan turut menyalurkan bantuan alat produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, serta volume usaha, sehingga UMKM dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan.
Pada tahun 2025 ini, Perusahaan telah menyalurkan bantuan alat produksi bagi 23 UMKM dalam berbagai bidang usaha seperti kuliner, peternakan, kerajinan dan lainnya.
PT Timah Tbk juga memberikan ruang promosi bagi produk UMKM binaan melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran, bazar, dan event nasional maupun daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membantu UMKM memperluas akses pasar.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, melalui program PUMK yang terintegrasi ini, PT Timah Tbk berharap dapat menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
“Komitmen ini sejalan dengan upaya PT Timah dalam mendukung pembangunan ekonomi inklusif serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Anggi.