
“Sampai sekarang tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Sedangkan kita mengharapkan itu untuk menimbulkan efek jera bagi para penambang,” kata Samsuri.
Sementara Perwakilan Penambang, Leo menawarkan solusi untuk membendung pembuangan tambang agar tidak mencemari sungai.
Namun solusi itu ditolak para nelayan karena ekosistem diseputaran sungai akan tetap terganggu karena hewan seperti ikan, udang maupun kepiting bertelur diakar mangrove.
Pada akhir audiensi, salah satu perwakilan dari penambang berbicara dengan nada tinggi. Pihaknya tidak bisa menghentikan tambang yang sudah berjalan karena lahan yang dikerjakaan saat ini sudah mereka beli. Mendengar hal itu, nelayan dan pemimimpin audiensi hanya terdiam. Audiensi langsung diakhiri tanpa ada kesepakatan antara kedua belah pihak.