
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Petani sawit di Bangka Tengah keluhkan kesulitan jual hasil panennya ke pabrik karena antrian yang terlalu panjang. Hal ini dikarenakan beberapa pabrik sawit ditutup karena disita oleh Kejagung akibat terjerat kasus korupsi Timah.
Salama misalnya, warga Koba itu mengaku sulit mendapatkan antrian untuk penjualan sawitnya lantaran harus mengantre hingga dua hari di pabrik yang berada di desa Belilik.
“Biasanya jualnya di areal, gak terlalu jauh. Ini sekarang harus ke Belilik dan ngantri. Bisa sampai dua hari dan bisa busuk sawitnya,” ucapnya kepada intrik.id, Jumat (29/11/2024).