
Ia juga mendorong organisasi karyawan menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab.
Usai kembali dipercaya memimpin IKT, Riki Febriansyah menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi semakin solid, bermartabat, dan mampu menjadi wadah perjuangan aspirasi seluruh karyawan.
Ia menyebut kepercayaan yang diberikan melalui MUSKAR IKT 2026 sebagai amanah sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan organisasi.
Riki menegaskan, memperjuangkan kesejahteraan karyawan tidak harus bertentangan dengan kepentingan perusahaan. Keduanya justru harus berjalan beriringan.
Ia juga mengajak seluruh anggota IKT menjaga persatuan, mengedepankan dialog, serta menjadikan perbedaan pendapat sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.
“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan pernah kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tetap memiliki satu tujuan, yaitu IKT yang kuat, karyawan yang sejahtera, dan PT Timah yang semakin berjaya,” tegasnya.
Kembali terpilihnya Riki kini membawa pekerjaan rumah bagi IKT. Organisasi dituntut tidak hanya menjadi tempat menyampaikan aspirasi, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang efektif dengan manajemen dan ikut mencari jalan keluar atas tantangan perusahaan.
Pada akhirnya, soliditas organisasi akan diuji melalui kemampuannya menjaga keseimbangan: memperjuangkan hak dan kesejahteraan karyawan sekaligus ikut memastikan PT Timah tetap kuat menghadapi perubahan industri pertimahan.