PT Timah Tanam 2500 Mangrove Bakau dan Api-api di Pantai Batu Kucing

    INTRIK.ID, KUNDUR — Sebanyak 2500 mangrove kembali ditanam oleh PT Timah dan masyarakat di sekitar Pantai Batu Kucing, Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Rabu (4/12/2024).

    Ribuan mangrove yang ditanam berjenis bakau dan api-api ini ditanam di lahan sekitar setengah hektar ini untuk mengurangi dampak abrasi pada sekitar garis pantai yang memang sudah cukup kritis.

    Penanaman mangrove ini turut diikuti Division Head HSE dan Sustainability PT Timah Ruddy Nursalam, karyawan PT Timah di Area Kundur dan juga melibatkan masyarakat sekitar. Hal ini sebagai upaya bersama untuk menjaga ekosistem pesisir.

    Penanaman mangrove merupakan program rutin yang dilaksanakan PT Timah di wilayah operasional perusahaan seperti di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ketua Nelayan Desa Gemuruh, Idris menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Timah yang telah menanam mangrove di wilayah mereka.

    “Kami mendukung kegiatan penanaman mangrove seperti ini. Kedepan hutan mangrove akan memberikan dampak yang baik untuk lingkungan serta para nelayan,” ucapnya.

    Idris menyebutkan, hutan mangrove akan menjadi tempat berkembangbiak ikan, udang serta kepiting dan biota laut lainya dan nelayan akan merasakan manfaatnya. Selain itu hutan Mangrove akan mengurangi dampak Abrasi Pantai.

    “Mewakili Masyarakat nelayan Desa Gemuruh dirinya senang dan berterimakasih kepada PT Timah,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Senada, Kepala Desa Gemuruh Ari Supriyadi menyampaikan apresiasinya kepada PT Timah yang berperan aktif mendukung kemajuan Masyarakat Desa Gemuruh dalam berbagai aspek sehingga kehadirannya dirasakan masyarakat.

    “Seperti penanaman mangrove ini, banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan, kalau bukan kita ya nanti anak-anak kita yang akan merasakan. Saya sangat mendukung program penanaman mangrove yang dilakukan oleh PT Timah, semoga kedepan perusahaan akan semakin maju dan terus memberikan kontribusi terhadap masyarakat disekitar operasional perusahaan,” ucapnya.

    Sementara itu, Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dalam proses bisnis perusahaan.

    Salah satu upaya pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan yakni dengan menjaga ekosistem pesisir seperti penanaman mangrove, penenggelaman artificial reef dan coral garden.

    PT Timah berkolaborasi dengan masyarakat maupun Pemerintah Daerah secara konsisten melakukan pengelolaan lingkungan. Salah satunya penanaman mangrove yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh perusahaan di wilayah operasional,” ucapnya.

    Anggi berharap mangrove yang ditanam ini dapat dirawat bersama sehingga nantinya bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Kegiatan Penanaman Mangrove tersebut, Head Area Kundur, Wiyono Christina Ida Romauli, Department Head LH, Reklamasi dan Pasca Tambang, Riri Ferdian Head HSE, Kepala Desa Gemuruh Ari Supriyadi, Ketua Karangtaruna Desa Gemuruh Azmi,Ketua Nelayan Desa Gemuruh Idris, tokoh masyarakat serta karyawan PT Timah Area Kundur. (*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Lurah dan Camat Apresiasi Respon Cepat Damkar PT Timah Atasi Kebakaran di Sawangan

    Lurah dan Camat Apresiasi Respon Cepat Damkar PT Timah Atasi Kebakaran di Sawangan

    Kelompok Nelayan Penganak Dapat Mesin Tempel hingga Kawat Bubu

    Kelompok Nelayan Penganak Dapat Mesin Tempel hingga Kawat Bubu

    Sepanjang 2025, 1.400 Pohon Sudah Ditanami PT Timah

    Sepanjang 2025, 1.400 Pohon Sudah Ditanami PT Timah

    Didukung PT Timah, 64 Tim Ikut Turnamen Domino Perdata

    Didukung PT Timah, 64 Tim Ikut Turnamen Domino Perdata

    Selama 2025, PT Timah Tbk Salurkan 10.366 Paket Sembako

    Selama 2025, PT Timah Tbk Salurkan 10.366 Paket Sembako

    52 Rumah Ibadah Dibantu PT Timah Selama 2025

    52 Rumah Ibadah Dibantu PT Timah Selama 2025

      Ikuti kami di Facebook