
“Saya dirujuk ke Tanjung untuk discan, lalu hasilnya memang tumor tulang,” sebutnya.
Kala itu, Ia disarankan untuk dirujuk ke Jakarta agar mendapatkan pelayanan lebih lanjut. Namun karena tidak ada biaya, lalu dirujuk ke Bangka.
“Jadi di RS Seokarno sekitar satu bulan dan kami langsung ditangani disana selama 4 jam,” sebutnya.
Ia bersyukur, setelah operasi itu kondisi mulai membaik, namun harus dilakukan pemasangan batok kepala lagi dengan operasi, sebab jika tidak pasangan terlalu bahaya.
Maka, bantuan PT Timah Tbk itu akan digunakan untuk operasi kembali, tapi sebelum itu akan melaksanakan periksaan CT Scan terlebih dahulu.