
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Persoalan pengangguran tak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan dan kondisi sosial masyarakat. Di Kabupaten Bangka Tengah, Polres Bangka Tengah mulai berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk memetakan persoalan tersebut melalui program Kapolri Polisi Peduli Pengangguran.
Koordinasi berlangsung di Kantor Disnaker Kabupaten Bangka Tengah, Kecamatan Koba, Kamis (29/10/2026). Kegiatan dipimpin Kapolres Bangka Tengah, Samuel Simanjuntak, bersama sejumlah pejabat utama Polres Bangka Tengah dan jajaran Disnaker.
Pembahasan mencakup pemetaan data pengangguran, program pelatihan keterampilan kerja, hingga mekanisme penyaluran tenaga kerja yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Kapolres Bangka Tengah, Samuel Simanjuntak, mengatakan peran Polri tidak terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga dapat mendukung upaya penanganan persoalan sosial, termasuk pengangguran.
“Program Polisi Peduli Pengangguran ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin membantu memetakan persoalan pengangguran, menghubungkan masyarakat dengan pelatihan keterampilan, serta mendorong terbukanya peluang kerja. Kalau masyarakat sejahtera, situasi kamtibmas juga akan semakin kondusif,” ujarnya.
Menurut Samuel, kerja sama dengan Disnaker diperlukan agar program tersebut tidak berhenti pada pendataan. Ia berharap koordinasi dapat dilanjutkan dengan langkah konkret yang membantu masyarakat meningkatkan keterampilan dan memperoleh akses ke lapangan kerja.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Melalui koordinasi dengan Disnaker ini, kami berharap ada langkah konkret, mulai dari pelatihan, pembinaan, hingga penyaluran tenaga kerja. Polres Bangka Tengah siap mendukung penuh agar angka pengangguran di Bangka Tengah bisa ditekan,” tegasnya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.
Namun, efektivitas program tersebut nantinya akan ditentukan oleh tindak lanjut di lapangan, mulai dari ketepatan data pencari kerja, kesesuaian pelatihan dengan kebutuhan industri, hingga jumlah warga yang benar-benar terserap bekerja.
Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polres Bangka Tengah dan Disnaker diharapkan mampu membangun sinergi yang tidak hanya membantu memetakan persoalan, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.