
Selain itu, untuk memperkuat sistem ini, ia mengatakan harus adanya kolaborasi antara ulama dengan pengusaha besar.
“Kita lihat di zamannya nabi dulu, dari 10 sahabat nabi yang dijamin masuk surga itu 9 diantaranya merupakan saudagar. Jadi saudagar ini sangat penting dalam ekonomi syariah,” jelasnya.
Guru besar bidang pemikiran ekonomi islam UIN Maulana Hasanudin Banten itu mengatakan setiap transaksi keuangan harus menggunakan layanan keuangan syariah.
“Untuk itu jasa keuangan harus berinovasi untuk bisa terdepan dalam pelayanan berbasis digital,” tegasnya.