Pertambangan Semakin Carut Marut, Ribuan Karyawan PT Timah Gelar Doa Bersama

    “Saya menyambut baik kegiatan ini, mencerminkan kepada kita bahwa ketakwaan dan kebersamaan, solidaritas, persaudaraan dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

    Inisiator kegiatan doa bersama ini Guntur Avriyandi mengatakan, doa bersama ini merupakan momentum refleksi, mempererat silaturahmi dan dan moment untuk berserah diri menyatukan kembali tujuan bersama untuk mengembalikan kejayaan PT Timah Tbk.

    Saat ini, kata dia ada beberapa tantangan yang dihadapi PT Timah Tbk, iklim bisnis pertambangan yang kurang sehat berdampak pada kinerja perusahaan yang juga berdampak pada kesejahteraan karyawan. Untuk itu, kata dia perlu ikhtiar bersama untuk mengembalikan kejayaan perusahaan.

    “Ini menjadi moment untuk kita sama-sama agar merefleksikan diri apakah kita semua sudah bekerja dengan baik di perusahaan, sehingga perusahaan bisa terus survive. Dengan kondisi perusahaan saat ini tentunya juga berdampak bagi karyawan, keluarga besar PT Timah Tbk, masyarakat,” katanya.

    Kata dia perlu usaha bersama untuk menjaga keberlangsung perusahaan ditengah tantangan yang dihadapi, persoalan kata dia tidak hanya dari internal perushaaan tapi juga eksternal.

    “PT Timah Tbk ini merepresentasikan negara, berperan mendukung pembangunan daerah tapi nyatanya hari ini kita lihat komitmen stakeholder untuk mendukung PT Timah Tbk masih kita pertanyakan, padahal apa yang dilakukan perusahaan untuk kepentingan bersama,” ucapnya.

    Dengan doa bersama ini, diharapkan menjadi moment untuk bersama-sama menyadari, menyatukan kekuatan Insan Timah, memperbaiki hubungan spiritual dengan sang pencipta agar PT Timah Tbk dapat menghadapi tantangan.

    “PT Timah PT Timah telah melukan ikhtiar dan segala upaya untuk menjalankan seluruh proses bisnis perusahaan dengan sebaik-baiknya, namun hasilnya belum sesuai dengan apa yang diinginkan. Sehingga kami selalu berperasangka baik, mungkin Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik bagi PT Timah Tbk,” harapnya.

    Sementara itu, Ketua Ikatan Karyawan Timah Irfan Yuliandi mengatakan doa bersama ini salah bentuk ikhtiar memohon pertolongan kepada Allah atas berbagai persoalan yang dihadapi PT Timah Tbk saat ini.

    Diakuinya, persoalan yang dihadapi saat ini bukan hanya persoalan internal tapi juga eksternal. Kondisi produksi perusahaan yang saat ini terus menurun, kedaulatan PT Timah Tbk terhadap wilayah konsesinya, kesejahteraan karyawan yang harus diperhatikan.

    “Pada prinsipnya sebagai hamba Tuhan kan kita berikhtiar, doa dan tawakal. Kita ketahui banyak permasalahan baik internal dan eksternal perusahaan sehingga dengan berdoa ini kita mengadu dan berserah diri kepada Allah agar keinginan kita bersama ini dapat dijabah oleh Allah SWT,” katanya.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook