Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Persemian Listrik 24 Jam Pulau Nangka Dikeluhkan Pengunjung

231
×

Persemian Listrik 24 Jam Pulau Nangka Dikeluhkan Pengunjung

Sebarkan artikel ini
IMG 20231204 WA0016

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pengunjung Pulau Nangka di Bangka Tengah keluhkan lamanya akses untuk menyebrang dari Dermaga Tanjung Pura.

Hal itu disebabkan adanya acara persemian listrik 24 jam di daerah tersebut oleh PLN UIA Bangka Belitung Senin (4/12/2023).

Para pengunjung yang ingin menggunakan transportasi laut merasa terhambat oleh adanya penggunaan kapal oleh pemerintah dan PLN serta pengaturan lalu lintas yang tidak biasa.

Mereka mengeluhkan kurangnya perhatian dari pihak penyelenggara acara terhadap kebutuhan pengunjung Pulau Nangka. Beberapa pengunjung menyatakan bahwa mereka berharap pihak penyelenggara dapat memberikan alternatif transportasi agar para pengunjung tetap bisa mengakses Pulau Nangka dengan lancar.

Salah satu pengunjung, Doni (30), menyatakan kekecewaannya terhadap manajemen acara yang tidak memprioritaskan akses dermaga bagi pengunjung Pulau Nangka. Dia berharap agar ke depannya ada pengaturan yang lebih baik agar para pengunjung tidak merasa terhambat.

“Biasanya hari hari biasa mudah saja bolak balik Tanjung Pura dan juga Pulau Nangka. Ini kok terhambat. Kesal saya jadinya, ” ucapnya kepada intrik.id.

Pengunjung lainnya, Srori (29 tahun), mengakui adanya kekurangan dalam pengaturan transportasi di lokasi tersebut. Dia mengatakan bahwa telah berusaha melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara acara untuk memastikan kelancaran transportasi para pengunjung. Budi menyampaikan harapannya agar insiden ini dapat dijadikan pelajaran untuk meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan dan kenyamanan pengunjung.

“Kami menunggu sampai 3 jam dan belum pulang juga. Biasanya kami sebentar saja bisa langsung balik. Tadi sih alasannya katanya standby untuk rombongan pejabat, ” tandasnya.

Ia berharap pihak terkait bisa mengambil langkah lain untuk memastikan kelancaran akses transportasi pengunjung dimasa mendatang agar tidak mengganggu kegiatan wisata di Pulau Nangka.