
BANGKA. INTRIK.ID – AG warga lingkungan Nelyan II Sungailiat, berpropesi sebagai pekerja Tambang Inkonvesional ( TI ) jenis selam meninggal dunia.
AG meninggal dunia lantaran hendak memperbaiki tali jangkar perahu ( TI -red ) tempat dia bekerja, bersangkutan dengan tali jangkar perahu teman seprofesinya.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kasat Polair Polres Bangka AKP Yanto. Dalam keterangannya kejadian di perairan laut Nelayan II Sungailiat.
“Kejadian pada hari senin tanggal 5 april 2021 sekira pukul 12.00 WIB di perairan laut Nelayan II Sungailiat kurang lebih 2 mil dari bibir pantai, korban atas nama AG warga Lingkungan Nelayan II,” kata Yanto, Selasa ( 6/4/2021) di Polres Bangka.
Seperti biasa sebagai pekerja TI selam AG menjalankan rutinitasnya.
“Senin tanggal 05 April 2021 sekira pukul 07.00 WIB TI perahun jenis selam KM.cabe rawit GT.5 milik AS berikut 4 abk kapal berangkat seperti biasanya untuk mencari timah di wilayah perairan laut Nelayan II dengan jarak tempuh 2 mil,” tambahnya.
Lebih lanjut AKP Yanto menyampaikan setelah beraktivitas belum ditemukan biji timah korban beserta teman satu kapal istirahat.
“Sekira pukul 11.30 WIB korban dan teman kerjanya istirahat makan siang
dikarenakan tidak ada menemukan timah di perairan tersebut perahu rencana bergeser ke posisi lain.
saat itu di ketahui tali jangkar perahu TI selam tempat korban berkerja tersangkut di tali jangkar TI perahu sdr Dadang,” terangnya.
Melihat tali jangkar nyangkut , korban langsung terjun untuk memperbaiki.
“Kemudian dengan inisiatif sendiri korban mengambil kaca mata selam untuk terjun ke air dengan maksud memperbaiki tali jangkar tersangkut tersebut. Tidak lama dari korban terjun dengan posisi kurang lebih 5 meter dari perahu,korban muncul ke permukaan dengan posisi panik dan tangan korban melambaikan mengisaratkan minta tolong,”ujar Yanto.
Masih kata AKP Yanto, korban ditolong rekan – rekannya.
“Mendengar korban minta tolong,
MS dan AS langsung terjun untuk menyelamatkan korban dalam keadaan pingsan dan lemas lalu korban dibawa ke darat, langsung ke rumah sakit Medika Stania dan setiba di rumah sakit dokter langsung melakukan pengecekan kondisi korban. hasil pemeriksaan medis korban sudah tidak bernyawa,” tutupnya.
Sumber : Polres Bangka