
“Saya berpikir banyak daerah pesisir pantai enggak jadi perbincanagn seperti desa kita, enggak semua laut ada timah, sementara di desa kita ada timah ada IUP. Bagi saya pribadi itu anugerah, artinya ada potensi kenapa kita harus tidur, sedangkan kondisi ekonomi enggak baik-baik saja,” ucapnya.
Meski kata dia sebelumnya, mereka sempat ada keraguan terkait kelengkapan perizinan yang dimiliki PT Timah untuk melakukan penambangan. Pasalnya, hal itu terus berhembus di kalangan masyarakat.
Namun, setelah membangun komunikasi dengan PT Timah, keraguan itu hilang, pasalnya PT Timah telah mengantongi semua perizinan untuk melaksanakan penambangan timah.
“Kami sudah tanya ke PT Timah, ternyata PT Timah sebagai pemilik IUP sudah punya semua legalitas. Kami jadi tidak ragu-ragu lagi untuk menyampaikan ini kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja, sektor pertambangan bisa membantu mendongkrak perekonomian masyarakat.