Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Remaja

    Foto: ilustrasi. (Net)

    Menurut WHO, kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana setiap individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri. Artinya mereka dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat berfungsi secara produktif dan bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitas mereka.

    Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, menunjukkan lebih dari 19 juta penuduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Selain itu bedasarkan Sistem Registrasi Sampel yang dilakukan Badan Litbangkes tahun 2016, diperoleh data bunuh diri pertahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri adalah pada usia 10-39 tahun yang merupakan usia anak remaja dan usia produktif. Ada lebih dari 200 jenis mental illness yang telah diketahui, dengan gejala dan tingkat keparahan yang beragam. Dari total tersebut, jenis-jenis mental illness yang lebih umum meliputi depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar,gangguan makan,gangguan stres pascatrauma(PTSD), psikosis.

    Faktor penyebab timbulnya gangguan kesehatan mental antara lain peristiwa traumatic, seperti kekerasan,bullying, dan pelecehan seksual, kehilangan , perceraian, perasaan rendah diri, stress. Stress juga dapat menjadi pemicu utama pada gangguan kesehatan mental. Stress tersebut dapat berasal dari rasa takut dan khawatir tentang kesehatan, keuangan, atau pekerjaan yang banyak terpengaruh akibat pandemic.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook