
Fakta lapangan alur muara masih seperti yang dulu meski ada kegiatan dilakukan pihak yang dipercaya pemerintah mengeruk alur muara. Muncul pertanyaan apakah pihak yang dipercaya itu serius mengatasi masalah pendangkalan alur muara atau murni bisnis? Hanya kebijakan dan waktu bisa menjawab.
Kompleksnya masalah alur muara Air Kantung antara kepentingan pihak tertentu dan nelayan seperti belum seimbang. Mungkin berdasarkan kata membantu pemerintah daerah yang keterbatasan anggaran mengeruk alur muara ada keuntungan terselubung entah lah.
Selembar kertas bernama Surat Izin Kerja Keruk ( SIKK ) seperti surat sakti, menjadi dasar pihak yang mengkalim bantu pemerintah untuk mengeruk alur muara. Tidak mungkin pemerintah menerbitkan lebih dari satu SIKK. Disurat yang dianggap sakti mandraguna ( SIKK – red ) itu tentunya butuh tanda tangan seorang Bupati .