
“Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang tersedia. Berbagai metode pencarian sudah dilakukan secara maksimal, namun hingga hari terakhir hasilnya masih nihil,” ujar perwakilan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.
Operasi pencarian ini melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, USS Mentok, BPBD Bangka Barat, TNI, Polri, perangkat desa, hingga masyarakat setempat yang secara sukarela ikut membantu proses pencarian.
Bagi keluarga, penghentian operasi SAR tentu menjadi kabar yang tidak mudah diterima. Namun keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat serta setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.
Meski operasi resmi ditutup, harapan belum sepenuhnya berakhir. Basarnas memastikan tetap membuka kemungkinan untuk melanjutkan pencarian apabila di kemudian hari muncul informasi baru yang dapat dipertanggungjawabkan.