
“Mari bersama kita ringankan beban saudara-saudara kita. Datang ke booth Gerakan Pemuda Peduli di Event Kobalorasi pada 21-22 Agustus. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ajak Riyan.
Ia berharap gerakan ini tidak hanya menghasilkan bantuan materi, tetapi juga mampu menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda Bangka Tengah.
Gerakan Pemuda Peduli menjadi bukti bahwa di tengah berbagai tantangan sosial, masih banyak anak muda yang memilih bergerak dan mengambil peran untuk membantu sesama.
“Pemuda Bangka Tengah bergerak untuk sesama. Datang, berdonasi, dan sebarkan kebaikan. Karena peduli itu keren,” tutupnya.