
INTRIK.ID, BANGKA — Bukan panggung biasa. Struktur setinggi 15 meter dan lebar 24 meter kini berdiri di lapangan sepak bola Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat. Panggung tersebut disiapkan untuk Panggung Gembira yang akan digelar selama dua malam.
Sejak Senin sore, 5 Oktober 2026, para santri putra bersama pekerja mulai merangkai besi dan membentuk struktur panggung raksasa tersebut.
Panggung yang menggunakan sekitar 100 set steger itu dibangun tiga lapis dengan ketinggian berbeda. Bentuknya menyerupai bangunan bertingkat atau istana, dengan bagian depan sebagai panggung utama untuk berbagai pertunjukan seni.
Joko, pemilik Arka Media yang terlibat dalam penyiapan struktur panggung, menyebut ukuran panggung tersebut belum pernah digunakan dalam acara serupa di wilayah tersebut.
“Belum pernah ada acara yang panggungnya sebesar ini. Panggung konser band saja kalah,” ujar Joko.
Ukuran tersebut bahkan disebut sebagai panggung terbesar di Kabupaten Bangka. Namun, klaim itu masih sebatas keterangan dari pihak yang terlibat dalam persiapan panggung.
Tak hanya membangun panggung, para santri juga menyiapkan latar belakang berwarna hijau dan putih yang nantinya dipasang pada struktur panggung. Persiapannya dilakukan di lapangan futsal pesantren.
Koordinator Panggung Gembira, Ustadz Ridho Nursaputra, mengatakan acara akan berlangsung pada 9–10 Oktober 2026.
Malam pertama akan diisi penampilan santri putri dengan 11 acara, sedangkan malam kedua menjadi giliran santri putra dengan 10 acara.
Beragam pertunjukan telah disiapkan. Santri putra akan menampilkan hadroh, tilawah, lagu rakyat, drama, silat, akrobatik hingga penampilan IC Boys.
Sementara santri putri akan menghadirkan hadroh, sholawat, tilawah, puisi, seni bela diri serta pertunjukan pakaian adat dan kreatif.
“Semua acara sudah siap. Kami terus memantau setiap sesi latihan agar penampilan nanti maksimal,” kata Ridho.
Panggung Gembira tahun ini digagas para santri tingkat akhir yang menamakan kelompok mereka Extraordinary Generation.
Dengan panggung raksasa sebagai pusat pertunjukan, dua malam Panggung Gembira tersebut akan menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan seni, kreativitas dan hasil latihan mereka selama persiapan.(*)