
Beruntung situasi tersebut dapat diredam oleh pihak keamanan yang berjaga di lokasi.
Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Bangka Tengah (PGSI Bateng) Rosihan mengatakan keputusan wasit tidak adil untuk atlit Bangka Tengah saat menghitung poin yang masuk untuk Bangka Tengah.
“Gulat itu kan hitungan poin dimana harusnya ada 2 poin Boy (atlit gulat Bangka Tengah) yang tidak muncul ketika berhasil mengunci lawan. Terus kuncian yang sudah lebih dari 3 detik harusnya sudah dinyatakan menang. Ini namanya tidak sportif dan pertandingan gulat sangat buruk dalam pengambilan keputusan,” ucapnya kepada intrik.id, Rabu (30/8/2023).
Rosihan menegaskan pihaknya sangat kecewa dengan keputusan wasit yang tidak adil dan mencurangi atlit Bangka Tengah.