
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID –
Pulau Bangka dikenal daerah penghasil timah terbesar di indonesia dari dulu hingga sekarang. Timah merupakan bahan tambang banyak digunakan untuk militer, elektronik, bahan baku pembuatan kaleng minuman dan lainnya.
Timah sebagai lokomotif ekonomi seharusnya mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyat pulau Bangka secara luas, tetapi sampai sekarang belum terwujud. Pusaran perkara dugaan tindak pidana korupsi tata niaga komoditas timah, membuat pertumbuhan ekonomi menurun.
Selain timah Pulau Bangka punya
Pasir Silika (SiO2) silikon dioksida banyak digunakan untuk semikonduktor, panel surya dan kaca. Jika potensi pasir silika ini dikembangkan di Kabupaten Bangka, akan membuat pertumbuhan ekonomi selain timah.
Menyikapi potensi ekonomi pasir silika
Ormas Barisan Elemen Masyarakat Peduli Ekonomi Rakyat (BEMPER), mengupas keuntungan jika hilirisasi Si02 dikembangkan. Ketua BEMPER Syamsu Rizal mengatakan jika dikelola pasir silika bisa memberikan maaf ekonomi bagi daerah.
“Pasir di pulau Bangka seharusnya dikelola di daerah sendiri untuk menghasilkan produk bernilai tinggi, agar memberikan keuntungan besar bagi pendapatan daerah dan nasional, dari pada dijual hanya berupa pasir.
Dengan hilirisasi pasir silika ini, membuka peluang kerja serta peningkatan SDM di pulau Bangka,”kata Syamsu Rizal, Selasa (28/5/2024) malam di Sungailiat.