
Ia juga meminta pekerja tidak takut menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi pekerja sehingga langkah penanganan dapat ditentukan secara tepat.
“Jangan takut untuk diperiksa. Kita ingin mengetahui kondisi yang sebenarnya sehingga bisa menentukan penanganan yang tepat. Kalau memang pengguna atau korban penyalahgunaan, kita dorong untuk mendapatkan rehabilitasi,” kata Ronald.
Ronald menjelaskan, pekerja yang terbukti sebagai pengguna atau korban penyalahgunaan narkotika perlu mendapatkan penanganan melalui rehabilitasi.
Pendekatan tersebut diharapkan membantu pekerja menjalani pemulihan sekaligus mencegah mereka kembali terpapar narkoba.
Namun, pendekatan rehabilitasi tidak berlaku bagi pihak yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika. Penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pengedar maupun pihak yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba.