
“Ini adalah kebijakan dari kami bahwa tidak ada toleransi. Kami tidak mau ini menjadi virus gara-gara memberi kebijakan kepada satu atau dua orang akan menyebar kemana-mana,” tegasnya.
“Ini untuk memberikan efek jera bagi kalangan pegawai lainnya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” tambah Mulkan.
Ia mengaku sangat miris dengan kondisi beberapa oknum pegawai yang menjadi pengguna narkoba.
“Kepekaan sebagai pegawai baik ASN maupun tenaga kontrak harus terus diasah dan dipertajam. Hal ini menjadi penting agar dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tidak ada pengabaian, apalagi penyimpangan,” pungkasnya.