Scroll untuk baca artikel
Pangkalpinang

Mie Go: Pangkalpinang Gerbang Pariwisata Babel

233
×

Mie Go: Pangkalpinang Gerbang Pariwisata Babel

Sebarkan artikel ini
IMG 20230730 WA0000 750x430 1
Foto: Sekda Mie Go saat member sambutan. (Ist)

INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, S.T., M.Si hadiri malam grand final pemilihan Duta Wisata Kota Pangkalpinang tahun 2023 “Pesona Budaya Lokal Berbalut Ekonomi Kreatif” di Hotel Bangka City, Sabtu (29/7/2023) malam.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Kota Pangkalpinang.

“Sebagai ibukota provinsi dan merupakan pusat aktivitas bisnis, jasa, perdagangan dan industri, kita juga merupakan gerbang pariwisata di Bangka Belitung. Jadi kita turut menunjang perkembangan kegiatan sektor pariwisata disekitar wilayah Bangka dan Belitung,” ujarnya.

Mie Go menuturkan, selain sebagai pintu gerbang, Pangkalpinang juga memiliki potensi karena terdapat beberapa objek wisata yang layak jual seperti Pantai Pasir Padi dan Pantai Sanfur yang letaknya kurang lebih 10 KM dan 15,37 KM dari pusat kota.

“Pembangunan kepariwisataan sudah saatnya dilaksanakan secara terencana, terstruktur dan berkelanjutan, pembangunan sektor kepariwisataan memiliki keunikan karena sifatnya yang interdependensi dan pembangunannya harus melibatkan berbagai sektor dan bersinergi dengan pembangunan sektor lainnya,” ungkapnya.

Kota Pangkalpinang, tambah Mie Go, merupakan kota yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kota kreatif dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata.

“Dengan ditetapkannya Perda Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, maka pengembangan ekonomi kreatif dapat dilakukan secara terencana, terarah dan terkoordinasi untuk mencapai hasil yang maksimal. Hal inilah yang akan mendorong kota ini terus berproses dan berkembang karena mengandalkan sumber daya manusia yang tidak akan ada habisnya,” terangnya.

Mie Go melanjutkan, Kota Pangkalpinang memiliki destinasi wisata yang bernilai sejarah, wisata alam, wisata religi, wisata budaya dan wisata kuliner yang beragam serta memiliki hasil karya kreatif yang khas dan unik yang akan mendukung pembangunan sektor pariwisata.

“Pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menuntut adanya kerjasama yang sinergis antar semua pemangku kepentingan karena minat wisatawan akan tinggi jika merasa aman dan nyaman selama berada di wilayah tersebut. Dengan adanya sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku pariwisata, maka sektor ini akan menjadi pendongkrak perekonomian daerah,” kata Mie Go.

Ia menyebut, langkah selanjutnya dalam pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif adalah melakukan promosi pariwisata secara luas terutama dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi saat ini. Melalui generasi muda milenial yang memiliki ide-ide kreatif dan inovatif, maka akan menginisiasi inovasi dan kreativitas yang bersifat kekinian sehingga dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang ke Kota Pangkalpinang.

“Tentu hal ini juga akan meningkatkan minat investor untuk membangun kota ini dari berbagai sektor, pada akhirnya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat ikut meningkat karena bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Melalui kegiatan Pemilihan Duta Wisata ini, semoga dapat menumbuhkan generasi muda yang kreatif dan inovatif serta mampu mempromosikan potensi ekonomi kreatif dan keunggulan pariwisata Kota Pangkalpinang,” tukasnya.

Sementara, Ketua Pelaksana yang merupakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Drs. Waspada menerangkan bahwa pemilihan duta wisata bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata Kota Pangkalpinang oleh generasi muda yang ikut mempromosikan budaya dan wisata di Kota Pangkalpinang.

“Ada 20 finalis yang terdiri dari sepuluh laki-laki dan sepuluh perempuan. Mereka telah melalui beberapa tahap yang awalnya 83 peserta. Tahap pertama dilakukan sejak tanggal 12-17 Juni 2023,” jelasnya.(*)

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas