
INTRIK.ID — Lionel Messi menerima Premio Princesa de Asturias de los Deportes 2026, salah satu penghargaan olahraga bergengsi di Spanyol. Namun, di balik pengakuan tersebut, muncul pertanyaan yang menarik: mengapa Messi yang terpilih, bukan rival abadinya, Cristiano Ronaldo?
Pertanyaan ini bukan tanpa alasan. Ronaldo juga memiliki rekam jejak luar biasa, baik dari sisi prestasi sepak bola maupun kegiatan sosial. Karena itu, keputusan juri menjadi menarik untuk ditelusuri, terutama karena penghargaan ini tidak hanya menyoroti pencapaian di lapangan, tetapi juga kontribusi olahraga bagi masyarakat.
Berdasarkan pengumuman resmi Fundación Princesa de Asturias pada 3 Juni 2026, Messi dipilih dari 27 kandidat yang berasal dari 12 negara. Juri menyoroti bakatnya, perjalanan karier yang luar biasa, serta kegiatan solidaritasnya untuk membantu anak-anak kurang beruntung memperoleh akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Juri juga memberikan perhatian pada konsistensi, kerendahan hati, dan komitmen Messi terhadap permainan kolektif.
Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi: keputusan tersebut menjelaskan alasan Messi terpilih, bukan alasan Cristiano Ronaldo tidak terpilih.
Jika membandingkan perjalanan karier keduanya, Ronaldo memiliki sederet pencapaian yang membuat namanya tetap berada dalam perbincangan sepak bola dunia.
Kapten tim nasional Portugal itu telah meraih lima Ballon d’Or, lima gelar Liga Champions, serta membawa Portugal menjuarai Piala Eropa 2016. Ia juga mencatatkan rekor gol yang luar biasa di level klub maupun tim nasional.
Sementara itu, Messi mengoleksi delapan Ballon d’Or dan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Ia juga meraih berbagai gelar bersama Barcelona dan tim nasional Argentina.
Kedua pemain memiliki perjalanan karier yang berbeda, tetapi sama-sama mencatatkan prestasi besar. Penghargaan Asturias sendiri bukan kompetisi yang secara otomatis diberikan kepada pemain dengan gelar atau jumlah gol terbanyak.