
Sementara itu, Putra yang merupakan koordinator menyatakan, dirinya tak pernah memerintahkan orang untuk merakit ponton di kolong Merbuk-Kenari-Pungguk.
“Kami lihat orang ngerakit ponton kami juga ngerakit. Terus setahu kami tidak ada campur tangan Kades. Kami juga taunya karena ada pak Nizam yang merupakan CV Mitra PT Timah dan kami bukan koordinator, ” jelasnya.